Belajar VueJS

Spread the love
Belajar VueJS - Regentechno

Belajar VueJS

Regentechno – Halo sudah sekian lama saya dkk admin regentechno tidak update, akhirnya saya meluangkan waktu untuk update blog, yah walaupun bener-bener sudah lama banget. Oleh karena itu kali ini saya mau membagikan sesuatu artikel yg berbeda, rencananya sih akan berkelanjutan. Dan lagi berhubung saya lagi belajar VueJS, maka saya juga mau bagikan disini, buat teman-teman yang mau belajar VueJS juga, dan mungkin bagi teman-teman yang bingung mau berpindah dari FrameworkJS (Client) lain, silahkan ikuti artikel ini.

  1. Haruskah saya belajar Framework JS?
    Well, sebenarnya terserah kamu sih, tapi yang pasti Framework JS sangat membantu kalian untuk mempercepat perubahan/memanipulasi DOM HTML secara real-time, bukan hanya itu, Framework JS juga membantu kamu untuk memproses data secara real-time.Berikut beberapa keutungannya :
    Efisiensi : Project yang biasanya mengambil waktu berbulan-bulan dan ratusan baris kode, sekarang bisa diraih dengan lebih cepat dengan pola dan fungsi prebuilt yang terstruktur dengan baik.
    – Perawatan : Kerangka kerja javascript teratas memiliki pengaturan keamanan yang kuat dan didukung oleh komunitas besar dimana anggota dan pengguna juga bertindak sebagai penguji.
    – Harga : Sebagian besar framework open source dan gratis. Karena mereka membantu programmer untuk membangun solusi kustom lebih cepat, harga tertinggi untuk aplikasi web akan menjadi lebih rendah.

    Contoh : Kita diminta mengisi form data diri, kita diminta memilih Kota dari Provinsi yang kita pilih tanpa memerlukan reload page, alias memintanya lewat belakang layar, trus setelah itu setiap form inputan dikasih required jadi ketika tidak diisi menjadi warna merah, lalu setelah diisi semua ketika klik button Save langsung memunculkan alert/pemberitahuan. Semua itu kita dapat lakukan mudah dengan bantuan Framework JS.

  2. Ada apa aja Framework JS?
    Ada Jquery, ReactJS, EmberJS, MeteorJS, AngularJS, VueJS, BackboneJS, dan masih banyak lagi, masing-masing memiliki kelemahan masing-masing, baik dari sisi performa, efisiensi code, metode codingnya, dll.
  3. Kenapa memilih VueJS ?
    Karena menurutku VueJS sangat mudah dipelajari, baik dari sisi dokumentasi yang sangat jelas seperti Laravel, juga dari sistem codingnya yg ga ribet, satu page berbarengan semuanya tidak seperti Angular yang banyak melakukan pemisahan file-file ketika saat development, dan juga tidak memaksa kita untuk meninggalkan kebiasaan coding dengan menggunakan css, javascript, seperti biasanya tidak seperti ReactJS yang harus semua dibangun dalam JSX bukan hanya HTML saja, tapi begitu juga dengan CSS. Dan juga didorong dengan sangat banyak library untuk membantu kita mengerjakan hal-hal cool bersama VueJS.
    Lalu yang terakhir karena contributionnya banyak dari para developer kita bisa liat di github vuejs yang cukup banyak bintang maupun forknya yang menurut saya sangat cepat untuk ukuran framework yang masih baru, juga termasuk update stable-version yang tidak sesering AngularJS.
    Dah bahkan sesuai Survey Javascript tahun 2016, VueJS mempunya 89% kepuasan rating.
  4. Sejarah VueJS
    Vue dibuat oleh Evan You setelah ia bekerja di Google untuk AngularJS. Dia kemudian menyimpulkan proses berpikirnya “Saya temukan, bagaimana jika saya dapat mengembangkan bagian yang saya sangat suka mengenai AngularJS dan membangun sesuatu yang sangat ringan tanpa harus semua konsep tambahan yang terlibat?”
    Seperti halnya Laravel yang dibangun oleh mantan pekerja Codeigniter melihat suatu peluang maupun kelemahan, yang akhirnya membuat sesuatu yang sangat berkesan, bahkan langsung sangat diminati oleh PHP Programmer, kayanya VueJS juga. Hmmm… 
  5. Tertarik ? Mau belajar sekarang ?
     Seperti yang tadi saya sampaikan bahwa VueJS memiliki dokumentasi yang mudah dibaca dan dimengerti.
    Mulai dari pengenalannya sampai pengguanaan VueJS untuk real-world application. Silahkan diikuti dari sana untuk memulai pengenalannya.

Untuk sekarang, sekian dulu rencana sih mau update terus yang kaya Zero to Hero gitu, mungkin nanti sudah bisa mulai masuk ke konsep-konsep maupun hal-hal mendasar mengenai VueJS itu sendiri. Stay Tune ya!

Bagikan ke temanmu :

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *